Goa Cin(t)a

                    Didaerah Malang Selatan tepatnya di Sumbermanjing Wetan akan kita jumpai banyak pantai yang masih perawan dan cantik. Pantainya yang mennghadap samudera Hindia membuat ombaknya kencang dan besar. Namun, menurut saya tak cocok untuk dijadikan tempat berselancar (surfing) karena banyaknya bebatuan karang yang membentuk gugus pulau kecil sehingga memecah ombak atau menghalangi kebebasan berselancar, itu menurut saya yang tak pernah tau konsep dan cara berselancar (renang pun tak bisa). Ada salah satu pantai disana yang mulai dieksplorasi untuk tujuan wisata bernama Goa Cina atau Gowa Cina.

Goa Cin(t)a ^^


            Aneh, pertama kali mendengar nama pantai kok Goa. Namun setelah saya sampai disana dan bertemu dengan warga dan bertanya tentang asal usul Goa Cina barulah saya paham, ah,,,ini alasan pantai ini dinamai Goa Cina. Jadi ketika tahun entah berapa sebelum banyak warga bermukim disana, ada pasangan orang Cina yang sedang jatuh Cinta tapi tidak direstui kabur dan bersembunyi dalam sebuah Goa yang tidak luas. Letaknya disebuah karang yang berbentuk seperti bukit. Diameter Goa ini tak lebih dari lima meter dan tak ada terowongan tembusan, kecuali jika benar-benar memaksakan melewati terowongan-terowongan yang lebarnya tak sampai lima puluh senti meter. Patutlah sebutan Goa Cinta pun berlaku untuk pantai ini ketimbang bersikap rasial dengan menyebutnya Goa Cina.
            Pastikan untuk pergi berlibur dan jalan-jalan dimusim panas, karena pemandangan yang akan anda saksikan akan jauh lebih bagus dan terang. Apalgi jika pergi ketempat-tempat terbuka seperti ke Goa Cinta. Jalanan yang perlu ditempuh dai Kota Malang akan menghabiskan paling lama tiga jam di hari normal dan bisa sampai lima jam jika si Komo sedang lewat (macet). Setelah melewati Turen anda akan mulai mendapati pemandangan yang super duper cantik dengan kelak-kelok jalanan dan pesawahan yang terbentang meski tak seberapa luas.

the green padi field meet the blue sky and superfine clouds, made a magnificient and wonderful landscape


Rute yang digunakan sama dengan rute menuju Sendang Biru. Jika Sendang Biru terus lurus maka untuk mencapai Goa Cina anda perlu berbelok ke kanan mengikuti signboard  Goa Cina atau Bajul Mati. Untuk yang baru pertama kali kesana perlu kesabaran ekstra jika anda tidak menikmati perjalanan karena jalanan yang menanjak dan berkelok. Maka saya sarankan untuk nikmati pemandangan dan perjalanannya. Terlebih ketika anda berbelok menuju pantai Goa Cina, sebelah kiri dari jalan raya anda akan disuguhi jalanan makadam lebih dari seratus meter. Namun, anda jangan khawatir karena sebagian ruas jalan sudah mengalami perbaikan dengan pengecoran, tapi tidak semua. Sehingga jika musim hujan jalanan ini sudah seperti jalanan penuh dengan coklat, becek berlmpur dan sangat licin.
Tarif untuk masuk kawasan wisata Goa Cina kurang lebih 5 ribu rupiah dan belum termasuk parkir yang pada hari biasa sekitar lima ribu rupiah namun di hari libur dapat mencapai sepuluh ribu rupiah seperti di malam tahun baru. Selain tariff tersebut, anda bebas mengeksplorasi keindahan pantai Goa Cina dan tidak untuk mengekplorasi potensi alamnya tentu saja.

the left side of Goa Cina beach

the middle scenery...
the right side of Goa Cina, in the time waiting for set of the sun


if you lucky you will meet the rainbow in the way go to home :)

           
            Demi keamanan anda saya sarankan untuk tidak pulang setelah matahari terbenam, karena jalanan menurun dan berkelok yang diapit hutan jati maupun jurang-jurang tidak memberikan penerangan yang cukup. Jadi ketika anda berpapasan dengan kendaran lain akan sangat mengganggu penglihatan , terlebih untuk kendaraan berroda dua. Tapi keindahan sun set pantai-pantai selatan adalah yang terbaik karena pantai-pantai ini berada disebelah Barat dan hanya menyuguhkan sunset tanpa sunrise (apa jadinya sun rise di pantai Goa Cina???) jadi memang sayang jika dilewatkan, maka sebaiknya anda bermalam disana dengan mendirikan tenda yang bisa didirika diarea yang cukup luas yang telah tersedia.

Malang, 8.1.2014
Lisvy Nael.f

               


Komentar

  1. pernah ke Goa Cina, pernah penasaran juga dengan namanya, tapi gak pernah nanya kenapa pantai itu dinamain Goa Cina... haha, Goa Cin(T)a ternyata, kayak judul film :D

    BalasHapus
  2. gmna menurutmu (dibanding pantai2 Banten???)
    tadinya aku kira dinamain goa Cina karena peninggalan Cina (seperti goa-goa Jepang) tapi kan Cina gak pernah ngejajah Ina hehe.
    orang-orang asli disana ramah-ramah, itu juga dikasih tahu gak niat banget tanya tapi dikasih tau seorang bapak dan istrinya yang pulang dari sawah. "goa cinanya disana mbak, ayo mampir kerumah kalau mau" tuh kan baik banget udah dikasih tau malah ditambah ditawarin mampir kerumah hihihi

    BalasHapus
  3. Yun, gak ada kolom comment di blog kamu???
    aku 2012 dapet juara 2 rektor cup, dan gak ada tropinya. padahal sejak lahir belum pernah dapet tropi hehehe (melas)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer